Bagi sebagian orang disaat pernikahannya tak kunjung datang membuatnya sedih dan khawatir. Usia yang semakin bertambah menjadikannya terus memikirkan kapan saat-saat indah itu tiba. Sedih ketika melihat teman-teman sebaya sudah menemukan belahan jiwa, sudah mempunyai anak, bahkan yang usianya lebih muda sudah menikmati indahnya pernikahan. Khawatir kalau-kalau sang pangeran memang tak akan pernah tiba. Sudah tentu hal ini membuat hati tidak tenang dan semakin galau, ujung-ujungnya tumbuh penyakit iri. Iri sama istri/suami teman yg cantik/ganteng, iri sama kebahagiaan mereka, iri sama anak-anak mereka yang unyu-unyu. Putus asa pun menghantui, serasa dunia akan runtuh. Wah penyakit semakin akut, sudahlah belum menikah malah nambah dosa *tepok jidat kamu hiihii
Dalam kondisi seperti ini, ada baiknya kita lihat teman-teman kita yang merasakan nasib yang lebih menyedihkan dari yang kita alami. Disaat kita menantikan jodoh, lihatlah mereka yang lebih dulu telah menunggu jodohnya dan sampai sekarang juga belum tiba.
Lihatlah teman kita yg sudah menemukan jodohnya tapi malah sudah tampak kehancuran didepannya. Dengan sering-sering melihat kebawah insyaAllah diri akan tetap bersyukur dengan keadaan saat ini. Karena Allah tidak akan pernah salah. Apa yang kita alami saat ini boleh jadi tidak kita sukai tetapi inilah kondisi yang paling baik menurut Allah. Jodoh tidak pernah tertukar. Bukankah semuanya -langkah rezeki pertemuan maut -sudah dicatatkan Allah bagi kita sebelum terlahirkan ke dunia?
Nah kita ambil saja hal-hal positif kenapa kita belum juga menikah. Mungkin masih banyak kewajiban yang belum kita tunaikan. Baik kewajiban kita sebagai hamba, kewajiban sebagai anak, kewajiban sebagai kakak atau adik, kewajiban sebagai teman, ataupun kewajiban sebagai pekerja misalnya. Dengan begitu pikiran kita tidak terfokus pada masalah itu-itu saja. Meskipun semua kewajiban tadi dalam lingkup keduniawian kalo kita ikhlas melakukannya dan Allah ridho kan bisa menambah kebaikan bagi diri kita. Meski single tetap bermanfaat. Terus perbaiki diri.
Pantaskan diri untuk menjadi pendamping laki-laki yang baik. Yakinlah perempuan baik pasangannya laki-laki baik. Dia disana juga pasti sedang berdebar-debar untuk bertemu kita heeheehee....
Optimislah para jomblo. Cemunguuutthh.... ^__^

0 comments:
Post a Comment